Sukses Lindswell Kwok meraih emas di cabang wushu Asian Games 2018 membuatnya mendapatkan julukan baru, Ratu Wushu Asia. Nama Lindswell pun ramai dibicarakan di dunia maya.

Lindswell Kwok meraih medali emas nomor Taijiquan-Taijijian di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8) lalu. Sukses itu membuat namanya menjadi trending topic nomor 1 di Indonesia. Bahkan, mampu menembus 10 besar trending topic worldwide. Atau menjadi perbincangan di dunia.

Sampai pukul 13.45 WIB di hari itu, ada 27 ribu kicauan tentang sukses Lindswell. Bahkan Presiden Joko Widodo dan Menpora Imam Nahrawi juga tak lupa memberi ucapan selamat di twitter masing-masing.

“Lindswell, sang Ratu Wushu Asia Tenggara, kini menjadi Ratu Wushu Asia. Selamat!” ujar Presiden Jokowi, lewat akun Twitter-nya.

Lindswell mengaku senang dan lega bisa meraih medali emas. Sehingga dapat memenuhi target yang diberikan tim dan pelatih. “Senang pastinya dan lega banget karena prepare-nya sudah sejak jauh-jauh hari. Asian Games 2014 saya cuma dapat perak, kali ini bisa dapat emas,” kata Lindswell.

Saat bertanding, Lindswell sudah menarik perhatian juri dan penonton. Lindswell tampil cantik dengan menggunakan pakaian putih bermotif bunga dengan celana merah. Keanggunannya sebanding dengan skill bela dirinya, Wushu.

Lindswell berhasil mendapatkan medali emas setelah mendapat angka tertinggi 19.50, yang disusul oleh atlet wushu asal Hong Kong Mok Uen Ying Juanita peraih medali perak dan Wong Agatha Chrystenzen asal Filipina peraih medali perunggu.

Bicara prestasinya, Lindswell punya segudang. Di tingkat Kejurnas Junior, Lindswell meraih medali perak pada tahun 2005 dan memperbaiki prestasinya dengan meraih medali emas pada event yang sama pada tahun berikutnya. Di ajang nasional, Lindswell meraih medali perak di ajang PON XVII di Kalimantan Timur, 2008.

Di ajang World Junior Wushu Championships II [WJWC] yang diselenggarakan di Bali, 2008, Lindswell juga berhasil meraih medali emas. Pada tahun 2009, Lindswell kembali mewakili Indonesia di ajang World Wushu Championships (WWC) di Ontario, Kanada. Lindwell meraih medali emas satu-satunya bagi Indonesia. Di ajang regional, SEA Games Laos 2009 dan Asian Games 2010 China, Lindswell meraih medali perak di nomor Taijiquan.

Tahu tidak, Lindswell Kwok dulunya sempat membenci olahraga wushu. Dirinya merasa cabang olahraga ini sulit ditaklukkan karena ada unsur seninya. Ia mengenal wushu untuk pertama kalinya dari sang kakak, Iwan Kwok saat berusia 9 tahun.

Selain cantik dan berbakat, rupanya Lindswell Kwok juga hobi memamerkan aneka kuliner loh. Gadis kelahiran Medan, Sumatera Utara 26 tahun silam ini ternyata sangat suka berwisata kuliner. Dia senang mencicipi beragam makanan, baik khas nusantara, maupun dari negeri tetangga.

Tak jarang melalui akun Instagram miliknya, Lindswell lebih sering mengunggah foto makanan dibanding wajahnya yang cantik.

Namun, passion Lindswell tidak hanya kuliner. Di tengah kesibukannya berlatih wushu, ia juga kerap menyempatkan waktu untuk travelling. Tempat-tempat indah seperti Pantai Tikus, Hutan Pinus Mangunan, hingga Rusia pernah dikunjunginya.

Keberhasilan meraih medali emas ini, juga mendongkrak posisi Lindswell di Voting Atlet Favorit Final Fans Games. Ajang yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Genpi.co

Senin (20/8) pagi, Lindswell menempati posisi ke-9 Voting Atlet Favorit Final Fans Games dengan jumlah vote 891. Namun, posisi ini berubah Senin sore sekitar pukul 16.30 WIB. Lindswell naik ke posisi 7 dengan 1.745 vote.

Menpar Arief Yahya yang sebelumnya kagum dengan Opening Asian Games 2018 yang spektakuler, kini ikut bangga dengan Lindswell yang juga menjadi perhatian Asia itu. Menurutnya, Opening Asian Games 2018 secara langsung juga mempromosikan pariwisata Indonesia.

“Ternyata Lindswell juga gemar berkuliner dan traveling. Dia secara tidak langsung sudah menjadi endorser pariwisata Indonesia. Tidak hanya prestasinya saja yang menjadi inspirasi, tetapi hobinya juga akan menjadi paerhatian. Selamat buat Lindswell atas prestasinya mempersembahkan medali emas Asian Games 2018 untuk Indonesia,” ujar Menpar Arief Yahya. (sp/rizki dwi pd | foto : biro pers setpres)

1,159 total views, 2 views today

Comments

comments