Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman menggelar press conference Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin (9/7/2018).

Festival tahunan TIFF 2018 ini akan berlangsung di Kota Tomohon, Sulut pada tanggal 8-10 Agustus 2018 dengan diikuti sejumlah negara antara lain Republik Ceko, Jepang, Member of Council of Asian Flower Exhibition (CAFÉ), dan Georgia.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan TIFF 2018 dalam upaya mempromosikan Tomohon yang semakin dikenal wisatawan sebagai pusat industri bunga terbesar di Indonesia, serta tujuan wisata lingkungan, ecotourism maupun agrotourism.

“Penyelenggaraan TIFF sudah memasuki tahun ke-8 dan pesertanya terus bertambah. Kita harapkan ke depan festival bunga ini akan semakin banyak menarik peserta dari mancanegara,” kata Menpar Arief.

Menpar Arief juga mengatakan penyelenggaraan event TIFF 2018 masuk dalam 100 Wonderful Events Indonesia 2018 dan memiliki kualitas berstandar nasional dengan benchmarking festival bunga internasional Pasadena, Amerika Serikat, yang sudah lama mendunia.

“Sulut memiliki dua event pariwisata yang masuk dalam 100 Wonderful Events Indonesia 2018 yakni Festival Pesona Bunaken dan TIFF,” kata Menpar Arief. Kedua event yang mendapat dukungan penuh Kemenpar ini, lanjutnya, jadi andalan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sulut.

Menurut Menpar, atraksi wisata berupa festival budaya merupakan bagian penting dari unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas). Selain itu aksesibilitas khususnya konektivitas penerbangan langsung dari negara-negara sumber wisman juga sangat berperan.

“Tahun lalu wisman yang masuk melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado melonjak hampir 100 persen dari 40 ribu menjadi 100 ribu wisman, yang didominasi turis dari Tiongkok. Ini karena banyaknya penerbangan charter dari kota-kota besar Tiongkok (Chengdu, Chongqing, Guangzou, Hongkong, Wuhan, Nanchang, Changsha, Macau) langsung ke Bandara Sam Ratulangi,” kata Menpar Arief.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan wisatawan yang datang pada event ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tomohon. “Target TIFF 2018 sebanyak 200 ribu pengunjung terdiri 20 ribu wisman dan 180 ribu wisnus. Penyelenggaraan TIFF 2018 ini menjadi sarana promosi serta meningkatkan ekonomi masyarakat petani dan perajin bunga. Bunga dan tananam hias merupakan bagian dari budaya masyarakat Tomohon dan menjadi daya tarik pariwisata yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Olly Dondokambey.

Event TIFF 2018 kali ini mengangkat tema ‘Beautiful Tomohon’, untuk menegaskan bahwa Tomohon sebagai kota bunga memiliki alam yang indah yang dikaruniai banyak gunung (gunung Lokon, Empung, Tatawiran, Mahawu, Tampusu, Masarang, dan Kasuratan); danau (danau Tampusu, Linow, Pangolombian, Sineleyan, Panunuzaen, Linow Oki, dan Kasewean); dan air terjun (yaitu Tapahan Rinokrok, Tumimperas, Regesan, Ranowawa,TekaanTelu, Kanderawatu, dan Kinapesutan).

TIFF 2018 dipromosikan dalam acara fun walk yang berlangsung dengan start dari depan Gedung Sapta Pesona, Kemenpar RI menuju finish di Bundaran HI dalam rangkaian car free day hari Minggu (8/7/2018). Acara fun walk dimeriahkan dengan karnaval mini yang menampilkan flower fashion mini carnival, float kendaraan hias, dan pertunjukan tari Kabasaran (tari perang) serta musik bambu.

Sementara itu rangkaian kegiatan TIFF 2018 sendiri terdiri dari Tournament of Flowers (Flower Parade) dan Flower Fashion Carnival yang berlangsung di Jalan Protokol Kota Tomohon pada 8 Agustus 2018. Selain itu diadakan pula pameran Tourism, Trade, Investment and Floriculture Expo serta Pagelaran Seni dan Budaya Nusantara yang berlangsung di Panggung Pameran Stadion Babe Palar Tomohon pada 7-12 Agustus 2018. (sp/julia tri sarasdewi | foto : dok kemenpar)

5,310 total views, 1 views today

Comments

comments