Nyanyian Tanpa Suara dari Yogyakarta

Nyanyian Tanpa Suara dari Yogyakarta

Ratusan pengunjung memadati Gedung Taman Budaya Yogyakarta untuk menyaksikan Festival Pantomim Yogyakarta 2016, Sabtu (23/4/2016). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Taman Budaya Yogyakarta ini bisa dinikmati secara cuma-cuma. Karena sejak awal penyelenggara mengadakan kegiatan budaya ini untuk tujuan mengembangkan seni pantomim Indonesia, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Adanya festival ini kedepannya kami berharap supaya seni pantomim Indonesia berkembang khususnya di daerah Yogyakarta. Dan adanya generasi penerus untuk mengenal kesenian pantomim,” tutur Diah Tutuko Suryandaru, Kepala Taman Budaya Yogyakarta.

Sebanyak lima kelompok tampil dan diantaranya merupakan anak-anak sekolah dasar di Yogyakarta dan sekitarnya.

Di sepanjang pementasan, riuh tawa dan sesekali suara tepuk dari penonton di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta terdengar. Maklum, gerak para seniman yang tampil di atas panggung memang memukau.

Kegiatan yang dibuka mulai hari Jumat, 22 April 2016 ini ditutup oleh kelompok pantomim Deaf Art Community dengan lakon ‘Mencari Jatayu’. Anggota dari kelompok pantomim Deaf Art Community merupakan perkumpulan anak-anak penderita tunarungu berhasil menghibur penonton dengan meriah.

“Acaranya sangat bagus dan menghibur, semoga pertunjukan pantomim di Yogyakarta rutin diselenggarakan,” tutur Putri, salah satu penonton yang ikut menyaksikan pertunjukan Festival Pantomim Yogyakarta 2016.

FOTO SELENGKAPNYA KLIK GALERI

Comments

comments

Share:

ARTIKEL PILIHAN LAINNYA

Prosesi Menyambut Hari Raya Waisak di Gunung Kelir
Saat Pekik Merdeka Menjulang di Langit Surabaya
Permata Sejarah yang Terlupa